Lirik Lagu Siang Seberang Istana - Iwan Fals
MEDIASIBLOGGER.COM, Berikut ini adalah LIRIK LAGU SIANG SEBERANG ISTANA dari Iwan Fals . Dapatkan lirik
lagu dari Iwan Fals
lainnya di mediasiblogger.com. Tapi sebelum itu kami mengingatkan bahwa kami disini hanya menyajikan
lirik lagunya saja untuk referensi kalian. Di website ini TIDAK
menyediakan untuk download lagu siang seberang istana. Jika kalian ingin menikmati lagu
ini, kalian bisa menikmati nya di spotify, itunes dan lain sebagainya yang legal, untuk mendukung artis atas karyanya.
SIANG SEBERANG ISTANA - IWAN FALS
Seorang anak kecil bertubuh dekil
Tertidur berbantal sebelah lengan
Berselimut debu jalanan
Rindang pohon jalan menunggu rela
Kawan setia sehabis bekerja
Siang di seberang sebuah istana
Siang di seberang istana sang raja
Reff 1:
Kotak semir mungil dan sama dekil
Benteng rapuh dari lapar memanggil
Gardu dan mata para penjaga
Saksi nyata
Yang sudah terbiasa
Tamu negara tampak terpesona
Mengelus dada gelengkan kepala
Saksikan perbedaaan yang ada
Reff 2:
Sombong melangkah istana yang megah
Seakan meludah di atas tubuh yang resah
Ribuan jerit di depan hidungmu
Namun yang ku tau
Tak terasa terganggu
Kembali ke: reff 1 dan reff 2
Gema azan ashar sentuh telinga
Buyarkan mimpi si kecil siang tadi
Dia berjalan malas melangkahkan kaki
Di raihnya mimpi di genggam tak di letakkan
Lagi
Tertidur berbantal sebelah lengan
Berselimut debu jalanan
Rindang pohon jalan menunggu rela
Kawan setia sehabis bekerja
Siang di seberang sebuah istana
Siang di seberang istana sang raja
Reff 1:
Kotak semir mungil dan sama dekil
Benteng rapuh dari lapar memanggil
Gardu dan mata para penjaga
Saksi nyata
Yang sudah terbiasa
Tamu negara tampak terpesona
Mengelus dada gelengkan kepala
Saksikan perbedaaan yang ada
Reff 2:
Sombong melangkah istana yang megah
Seakan meludah di atas tubuh yang resah
Ribuan jerit di depan hidungmu
Namun yang ku tau
Tak terasa terganggu
Kembali ke: reff 1 dan reff 2
Gema azan ashar sentuh telinga
Buyarkan mimpi si kecil siang tadi
Dia berjalan malas melangkahkan kaki
Di raihnya mimpi di genggam tak di letakkan
Lagi
